IPERINDO Ungkap Tantangan Industri Galangan Kapal Nasional

Maritimkliknews.com JAKARTA-Pelaku usaha galangan kapal yang tergabung ke dalam Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) mengungkap tantangan industri galangan kapal.

Dalam Focus Group Discussion Eksplorasi Kebijakan & Strategi Bisnis, Senin, 30 Januari 2023, Ketua Umum IPERINDO Anita Puji Utami mengatakatan asosasinya telah memetakan tantangan industri galangan kapal nasional.

“Pembiayaan untuk pengadaan kapal yang belum kompetitif, karena suku bunga yang masih tinggi (double digit), masa pengembalian yang pendek (5 – 7 tahun), dan kapal yang sedang dibangun belum dapat dijadikan sebagai bagian dari agunan, sesuai dengan progress fisiknya,” katanya.

Tantangan lainnya adalah masih adanya impor kapal dari luar negeri dari beberapa Kementerian/Lembaga/BUMN. “Juga masih banyaknya dan masih tingginya pungutan-pungutan pajak, termasuk PPN untuk penyerahan kapal, sedangkan perusahaan pelayaran tidak dipungut PPN,” katanya.

Selain itu, belum ada kejelasan pihak yang bertanggung jawab atas pemeliharaan alur pelayaran, khususnya yang menuju galangan dan disinsentif yang dialami oleh galangan kapal, seperti kewajiban mengurus perijinan TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri), dimana galangan kapal dianggap sebagai dermaga Pelabuhan.

Kemudian meningkatnya biaya operasi karena kenaikan harga BBM, kenaikan tarif listrik, kenaikan nilai tukar mata uang asing.

“Industri Galangan Kapal Nasional siap mendukung pengembangan industri pelayaran nasional, baik dari segi kapasitas dan kemampuan pembangunan kapal baru, maupun pemeliharaan dan reparasi kapal, dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan,” ujarnya.

sumber : iperindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *